Thomas Manton’s lament on the negligence of the covenant head of family

“Families are societies that must be sanctified to God as well as churches; and the governors of them have as truly a charge of the souls that are therein, as pastors have of the churches. But alas, how little is this considered or regarded! But while negligent ministers are (deservedly) cast out of their places, the negligent masters of families take themselves to be almost blameless. They offer their children to God in baptism, and there they promise to teach them the doctrine of the Gospel, and bring them up in the nurture of the Lord; but they easily promise, and easily break it; and educate their children for the world and the flesh although they have renounced these, and dedicated them to God. This covenant-breaking with God, and betraying the souls of their children to the devil, must lie heavy on them here or hereafter” (Thomas Manton).

“Keluarga merupakan masyarakat yang harus dikuduskan kepada Tuhan sama seperti gereja; dan pemimpin keluarga memiliki tanggung jawab atas jiwa-jiwa yang ada di dalamnya, sama seperti pendeta atas gereja. Tapi sayang sekali, betapa sedikitnya ini dianggap atau diperhatikan! Tapi sementara pendeta-pendeta yang lalai (layak) dibuang dari tempat mereka, pemimpin keluarga yang lalai menganggap diri mereka hampir tidak bersalah. Mereka menyerahkan anak-anak mereka kepada Tuhan dalam baptisan, dan di sana mereka berjanji untuk mengajar anak-anak mereka doktrin Injil, dan membesarkan mereka dalam didikan Tuhan; tapi mereka gampang berjanji, dan gampang melanggarnya; dan mendidik anak-anak mereka bagi dunia dan kedagingan meskipun mereka telah menyangkal hal-hal tersebut, dan mendedikasikan anak-anak mereka kepada Tuhan. Pelanggaran kovenan dengan Tuhan ini, dan penyerahan jiwa-jiwa anak-anak mereka kepada Iblis, harus mendapatkan hukumannya di sini atau di kehidupan setelah ini” (Thomas Manton).


About this entry