Natur pertobatan (2)

2: Penyebab efisien pertobatan adalah baik dari dalam dan dari luar.
[1] Penyebab yang dari dalam yaitu hanya kasih karunia yang cuma-cuma. ‘Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya,’ dan ‘oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus’ (Titus 3:5). ‘Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita … anak sulung’ (Yakobus 1:18). Kita dipilih dan dipanggil supaya kita kudus, bukan karena kita kudus (Efesus 1:4).

Tuhan tidak menemukan apapun dalam diri manusia untuk memalingkan hati-Nya, tapi cukup untuk memalingkan perut-Nya; Ia menemukan cukup hal untuk menimbulkan kemuakan-Nya, tapi tidak menemukan apapun untuk menimbulkan kasih-Nya. Lihatlah kembali dirimu, O orang Kristen! Renungkan natur kebabianmu, makananmu yang sampah, kubangan yang pernah engkau cintai (2 Petrus 2). Lihatlah lendir dan kekotoranmu. Tidakkah pakaianmu merasa jijik terhadap engkau? (Ayub 9:31). Lalu bagaimana kesucian dan kemurnian akan mencintaimu? Tercenganglah, O langit, atas hal ini; tergeraklah, O bumi. Siapa yang tidak harus berseru, Kasih karunia! Kasih karunia! (Zakharia 4:7). Dengar dan malulah, engkau anak-anak Yang Mahatinggi. O orang-orang yang tidak tahu berterima kasih, bahwa kasih karunia yang cuma-cuma tidak lagi dalam mulutmu, dalam pikiranmu; tidak lagi dipuji, dikagumi, dan ditinggikan oleh orang-orang sepertimu! Seharusnya engkau tidak melakukan apa-apa selain memuji dan mengagumi Tuhan di manapun engkau berada. Bagaimana engkau dapat melupakan kasih karunia sedemikian, atau melewatinya dengan sebutan yang ringan dan formal? Apa selain kasih karunia yang dapat menggerakkan Tuhan untuk mengasihimu, jika permusuhan tidak dapat, jika kerusakan tidak dapat? Betapa kasihnya Petrus mengangkat kedua tangannya, ‘Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali.’ Betapa penuh perasaan Paulus mengagungkan belas kasih Tuhan, ‘Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus. Oleh kasih karunia kamu diselamatkan’ (Efesus 2:4-5)!

[2] Penyebab yang dari luar yaitu jasa dan syafaat Yesus yang suci. Ia telah menerima persembahan bagi pemberontak (Mazmur 68:18), dan melalui-Nyalah Tuhan bekerja dalam kita apa yang berkenan di mata-Nya (Ibrani 13:21). Melalui-Nya segala berkat rohani di dalam sorga dikaruniakan kepada kita (Efesus 1:3). Ia bersyafaat bagi orang-orang pilihan yang belum percaya (Yohanes 17:20). Setiap petobat adalah buah jerih payah-Nya. Tidak pernah seorang bayi lahir ke dunia dengan kesulitan yang ditanggung Kristus bagi kita. Segala kesakitan yang diderita-Nya di salib adalah kesakitan kelahiran kita. Ia menguduskan kita (1 Korintus 1:30). Ia menguduskan diri-Nya, yaitu, memisahkan diri-Nya sebagai korban, supaya kita boleh dikuduskan (Yohanes 17:19). Kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus (Ibrani 10:10).

Tidak ada apapun, dengan demikian, kecuali jasa dan syafaat Kristus, yang memenangkan Tuhan untuk memberikan kepada kita anugerah pertobatan. Jika engkau adalah ciptaan baru, engkau tahu kepada siapa engkau berhutang; kepada kepedihan dan doa-doa Kristus. Sebagaimana anak kuda secara natural lari kepada induknya, atau bayi kepada air susu ibunya, demikianlah seorang percaya kepada Yesus Kristus. Ke mana lagi engkau harus pergi? Jika ada di dalam dunia yang dapat menunjukkan kepadamu apa yang Kristus dapat, biarkan mereka melakukannya. Apakah Setan mengklaim dirimu? Apakah dunia merayumu? Apakah dosa menuntut hatimu? Kenapa? Apakah ini semua disalibkan bagimu? O orang Kristen, kasihi dan layanilah Tuhanmu selagi engkau memiliki keberadaan.

(bersambung…)


About this entry